Rabu, 18 November 2015

cara membuat daftar fustaka



DAFTAR PUSTAKA

Adji, S.E. Peni. 2010. Representasi dan Ideologi Kota Yogyakarta dalam Novel Yogyakarta Karya Damien Dematra. Disampaikan pada Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) XXXII, 9-10 November 2010.

Achmadi. 2005. Ideologi Pendidikan Islam: Paradigma Humanisme Teosentris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.  

Al Ma’ruf, Ali Imran. 2007. “Pembelajaran Sastra Multikultural di Sekolah: Aplikasi Novel Burung-Burung Rantau” dalam Jurnal Lingustik & Sastra, Vol. 19, No. 1, hlm. 60-75 (Juni 2007).

_______, 2010a. Dimensi Sosial Keagamaan dalam Fiksi Indonesia Modern: Fonomena Perkawinan Lintas Agama dalam Novel  Keluarga Permana Karya Ramadhan K.H. Kajian Semiotik. Solo: Smart Media.

_______, 2010b. Kajian Stilistika Perspektif Holistik: Analisis Trilogi Novel Dukuh Paruh Karya Ahmad Tohari. Surkarta: UNS Press.

Aliarto, Tolip. 2012. “Transformasi Peristiwa-peristiwa Penting Nabi Muhammad Saw dalam Novel Muhammad (Lelaki Pengenggam Hujan) Karya Tasoro GK dari Sirah Nabawiyah Karya Syaikh Shafiyyurahman al Mubarafury: Kajian Intertekstual”. Tesis. Surakarta: Program Magister Pengkajian Bahasa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Althusser, Louis. 2008. Tentang Ideologi: Strukturalisme Marxis, Psikoanalisis, Cutlural Studies (Terj. Olsy Vinoli Arnof). Yogyakarta: Jalasutra.

Al-Qardhawi, Yusuf. 2012.   Fiqh Prioritas: Sebuah Kajian Baru Berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Jakarta: Robbani Press.

Al-Asqanali , Ibnu Hajar. 2002. Fathul Baari Jilid 10. Jakarta: Pustaka Azzam.

Aminuddin. 2000. “Pembelajaran Sastra sebagai Proses Pemberwacanaan dan Pemahaman Perubahan Ideologi”. Dalam Soediro Satoto (Eds.). 2000.  Sastra: Ideologi, Politik dan Kekuasaan (45-55). Surakarta: Muhammadiyah University Press.

_____. 2010. Pengantar apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensido.

Anwar, Samsul. ”Politik Islam Sasak: Tuan Guru dan Politik Pasca Orde Baru”, dalam Daud Gerung (Ed.). 2011. Lombok Mirah Sasak Adi.  Jakarta: Imsak Press.

Asri, Yasnur. 2013. “Refleksi Ideologi Wanita Minangkabau dalam Novel Negeri Perempuan Karya Wisran Hadi” dalam Humaniora. No. 1 hlm. 69-81 (Februari 2013)

Assyaukanie, Luthfi. 2009. ”Membaca Kembali Humanisme Islam”, dalam Seri Kuliah Umum Komunitas Salisahara, Juni 2009.

Barthes, Roland. 2007. Membedah Mitos-mitos Budaya Massa. Yogyakarta: Jalasutra.

Basuki. 2012. Pembelajaran Sastra Berkonteks Pendidikan Moral dan Budaya: Sebuah Pendekatan Kontekstual”, dalam Journal Unwidha 2012, hlm. 50-58 (http://journal.unwidha.ac.id/, diakses 14 Desember 2013).

Berger, Arthur Asa. 2010. Sign in Contemporary Culture: An Introduction to Semiotic (Terj. M. Dwi Marianto). Yogyakarta: Tiara Wacana.
                                          
Budiwanti, Erni. 2000. Islam Sasak: Wetu Telu versus Waktu Lima. Yogyakarta: LKis.

Delvita, Yulia., dkk. 2013. “Ideologi Tokoh Utama dalam Novel Ranah 3 Warna Karya Ahmad Fuadi dan Implikasinya dalam Pembelajaran Membaca Apresiasi Sastra”. Dalam Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. 1 No. 2, hlm. 164-240 (Maret 2013).

Endaswara, Suwardi. 2011. Metodelogi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS.
           
Fereydouni, Fatemeh Gholipur. 2010. “Receriting  the World: Intertextuality in Austen’s Sense and Sensibility” dalam Journal University of Malaya. LSCAC, 2010, pp. 372 (diakses 12 Desember 2013).

Gerung, Daud (Ed.). 2011. Lombok Mirah Sasak Adi.  Jakarta: Imsak Press.

Hanafi, Hassan. dkk. 2007. Islam dan Humanisme: Aktualisasi Humanisme Islam di Tengah Krisis Humanisme Universal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hoed, Benny Hoedoro. 2011. Semiotik & Dinamika Sosial Budaya. Jakarta: Komunitas Bambu.

Ighile, Mark. 2012. “Developing Africa Through Ideology, Spirituality and the Literary Tradition” dalam Jurnal Cross-Cultural Communication, 8 (2), 2012, hlm. 112-118. (http://cscanada.net, diakses 2 Desember 2013).

Istanti, Kun Zachrun. 2010. “Transformasi dan Integrasi dalam Kesustraan Nusantra: Perbandingan Teks Amir Hamzah Melayu dan Jawa” dalam Humaniora: Jurnal Budaya, Sastra, & Bahasa, Vol. 22, hlm. 241-249 (Oktober 2010).

Jaiz, Hartono Ahmad. 2001. Bila Kiyai Menjadi Tuhan: Membedah Faham Keagamaan NU & Islam Tradisional. Pada Kumpulan Buku Karya Hartono Ahmad Jaiz (http://www.pakdenono.com/, diakses 21 Oktober 2013).

Jabrohim (Ed.). 2012. Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fanani, Zainuddin. 2000. Perspektif Ideologi dalam Sastra Indonesia Kontemporer”. Dalam Soediro Satoto (Eds.). 2000. Sastra: Ideologi, Politik dan Kekuasaan (13-28). Surakarta: UMS Press.

_____. 2002. Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah Universtiy Press.

Faris, Salman & Eva Nourma. 2009. Perempuan Rusuk Dua. Yogyakarta: Mahkota Kata

Faris, Salman. 2007. Tuan Guru. Yogyakarta: Genta Press.

____. 2011. Guru Dane. Lombok STKIP Hamzanwadi Press.

____. 2012. Guru Onyeh. Lombok STKIP Hamzanwadi Press.

____. 2013 Kenari Mentaram. Mataram: Bapeda Kota Mataram.

Faruk. 2012. Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kumala, Achmaspti. 2013. “Social Mobility and Strunggle for Women’s Right to Chose Spouses in Jane Austen’s Persuasion”. Tesis. Surakarta: Program Magister Pengkajian Bahasa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kusno, Gustaaf. 2013. “Bahasa: Nama Kesayangan alias Term of Endearment” (http://bahasa.kompasiana.com, diakses 11 Februari 2013).

Khafid, Supriyantho. 2007. “Sastra Mengugat Tuan Guru di Lombok” (http://lomboknews.wordpress.com, diunduh 17 November 2013).

Latif, Yudi. 2009. Menyemai Karakter Bangsa: Budaya Kebangkitan Kesastraan. Bogor: Penerbit Buku Kompas Media Nusantara.

Lestari. 2011. ”Islam Sasak: Paradigma Lokalisme sebagai Fondasi Artikulasi Islam Masyarakat Sasak”, dalam Daud Gerung (Ed.). 2011. Lombok Mirah Sasak Adi.  Jakarta: Imsak Press.

Lombok Post. 25 Oktober 2011. “Salman Faris dan Guru Dane: Sejarah Kemanusiaan yang Hilang”, hlm. 3.

Luxembung, Jan. dkk., 1984. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia.

Miles, Matthew B. & A. Michael Huberman. 1992. Qualitative Data Analysis (Terj. Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: Indonesia University Press.

Martinet, Jeanne. 2011. Semiologi: Kajian Teori Antara Komunikasi dan Semiologi Signifikasi. Yogyakarta: Jalasutra.

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif.  Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulawarman, Lalu Suryadi. 2011. “Jakarta Anniversary Festival IX-2011:  Koreografer Lalu Suryadi Pentaskan Perempuan Rusuk Dua” (http://www.jakarta.go.id, diakses 12 Februari 2014).

Nurgiyantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press.

Nourma, Eva. 2012. Sri Rinjani. Pancor: STKIP Hamzanwadi Press.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21. (http://www.kemdikbud.go.id, diakses 20 November 2013).

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 66 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah

Pratiwi, Yuni. 2009. “Beberapa Perspektif Teori Penyusunan Bahan Ajar Ketrampilan Berbahasa Indonesia”, dalam Diksi: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, Vol 16 (2), hlm. 190-198 (Juli 2009).

Prodopo, Rachmat Djoko. 2012. “Pendekatan Sastra dengan Pendekatan Semiotik”. Dalam Jabrohim (Ed.). 2012. Teori Penelitian Sastra (89-110). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prodopo, Rachmat Djoko. 2009. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapan Lainnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Profil Daerah Kabupaten Lombok Utara (http://www.kemendagri.go.id, diakses Januari 2014).

Profil Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (www.provntb.com, , diakses Januari 2014).

Rahman, Musthofa. 2011. “Nilai-Nilai Humanisme Islam Dan Implikasinya dalam Konsep Tujuan Pendidikan” dalam Jurnal Didaktika Islamika. Vol. XI, No 2, hlm. 240-255 (Desember 2011).

Rafiek, M. 2011. Teori Sastra; Kajian Teori dan Praktik. Bandung: Refika Aditama.

Ratih, Rina. 2012. “Pendekatan Intertekstual Dalam Penelitian Sastra”, dalam Jabrohim (Ed.). 2012. Teori Penelitian Sastra (hlm.171-182). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Sastra dan Cultural Studies; Repsentasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

_____. 2013. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sabara. 2013. Teologi Pembebasan Ali Syariati”. (Online) (http://indonesian.irib.ir/, diakses 21 Desember 2013).

Salameh, Fahd A. & Qusai A. Thebyan. 2011. “The Ideology of Betrayal in Yasmine Zahran’s Novel A Beggar at Damascus” dalam Jurnal Cross-Cultural Communication Vol. 7, No. 4, 2011, pp. 40-48 (http://cscanada.net, diakses 2 Desember 2013).

Sangidu. 2004. Penelitian Sastra: Pendekatan, Teori, Teknik, dan Kiat. Yogyakarta: Unit Penerbitan Sastra Asia Barat FIB UGM.

Santosa, Puji. 2000. “Kekuasaan, Ideologi, dan Politik dalam Dunia Kesusastraan”. Dalam Soediro Satoto (Eds.). 2000. Sastra: Ideologi, Politik dan Kekuasaan (249-270). Surakarta: UMS Press.

Satoto, Soediro (Eds.). 2000. Sastra: Ideologi, Politik dan Kekuasaan. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Sartre, Jean Paul. 2002. Eksistensialisme dan Humanisme (Terj. Yudhi Murtanto). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sayuti, Suminto A. 2000. Menuju Pendidikan dan Pengajaran Sastra yang Memerdekakan: Sekadar Catatan Pengantar”. Dalam Soediro Satoto (Eds.). 2000. Sastra: Ideologi, Politik dan Kekuasaan (57-65). Surakarta: Muhammadiyah University Press.

____ . 2002. Berkenalan dengan Prosa Fiksi. Yogyakarta: Gama Media.

Selden, Raman. 1989. A Reader’s Guide to Contemporary Theory (Terj. Umar Junus). Selangor: Dewan Bahasa dan Pustaka Kemanterian Pendidikan Malaysia.

Septiningsih, Lustantini. 2010. “Pemertahanan Bahasa Daerah Melalui Penggunaan Bahasa Daerah dalam Karya Sastra”. Disampaikan pada Seminar Nasional Bahasa dan Budaya diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang, 6 Mei 2010.

Siswantoro, 2010. Metode Penelitian Sastra: Analisis Struktur Puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subyabtoro, Slamet. 2010. “Transformasi Loro Blponyo – Rumah Joglo dalam Analisis Struktural” dalam Humaniora: Jurnal Budaya, Sastra, & Bahasa, Vol. 22, hlm. 327-335 (Oktober 2010).

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Lingustis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sukini. 2010. “Pembelajaran Sastra di Sekolah” Universtias Widya Dharma Klaten.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Supriyadi, Eko. 2010. Sosialisme Islam: Pemikiran Ali Syariati. Yogyakarta: Rausyan Fikr.

Sutopo, H.B. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: Lembaga  Penelitian Universitas Sebelas Maret Press.

Stanton, Robert. 2012. An Introduction to Fiction. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syakur, Ahmad Abd. 2006. Islam dan Kebudayaan: Akulturasi Nilai-nilai Islam dalam Budaya Sasak. Yogyakarta: Adab Press UIN.

Syariati, Ali. 1996. Humanisme: Antara Islam dan Mazhab Barat (Terj. Muhammad Afif). Bandung: Pustaka Hidayah.

Syariati. 1997. “Man and Islam: The Free Man and Freedom of the Man” (http://www.shariati.com/,  diakses 21 Desember 2013).

Sudarmoko. 2008. Roman Pergaoelan. Yogyakarta: Insist.
Takwim, Bagus. 2003. Akar-Akar Ideologi: Pengantar Kajian Konsep Ideologi dari Plato hingga Bourdiev. Yogyakarta: Jalasutra

Taum, Yoseph Yapi. 2011. “Paradigma Kajian Sastra & Masa Depan Kemanusiaan”, (http://horisononline.or.id, diakses 4 Desember 2013).

Taufik, Zulfan. 2011. “Islam di Lombok: Antara Idealitas dan Realitas”, dalam Daud Gerung (Ed.). 2011. Lombok Mirah Sasak Adi.  Jakarta: Imsak Press.

Teeuw, A. 1984a. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Bandung Pustaka Jaya.

________, 1984b. Membaca dan Menilai Karya Sastra. Bandung: Budaya Jaya

Todorov, Tzvetan. 2012. Dasar-Dasar Intertekstualitas: Pergualatan Mikhail Bakhtin menuju Teori Sastra Terpadu. Yogyakata: Bali Media Adhikarsa.

Wellek, Rene & Austin Warren. 1989. Teory of Literatur (Terj. Melani Budianta). Jakarta: Gramedia.

Wijaya, Herman. 2013. “Novel Merpati Kembar di Lombok Karya Nuriadi: Kajian Sosiologi Sastra, Budaya, Resepsi Sastra dan Nilai Pendidikan”. Tesis. Surakarta: Program Pascasarja Universitas Sebelas Maret.

Wiyanto, Eko. 2012. “Resistensi Arifin C. Noer Terhadap Kondisi Sosial dalam Naskah Drama Aa – Ii – Uu: Analisis Sosiologi Sastra”. Tesis. Surakarta: Program Magister Pengkajian Bahasa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yoesoef, M. 2012. “Peran sastra dalam pendidikan moral dan karakter: Studi kasus pada beberapa karya sastra drama Indonesia”. Disampaikan pada Konferensi Internasional Kesusastraan XXII Himpunan Sarjana – Kesusastraan Indonesia (HISKI). Universitas Negeri Yogyakarta, 7 – 9 November 2012.

Yoesoef, M. 2013. Nilai-Nilai ideologi dan Sikap Kepengarangan: Sebuah Kajian atas Sastra Drama Karya N. Riantiarno. Makalah disajikan pada Seminar Antarbangsa Kesusastraan Asia Tenggara 2010, Majelis Kesusastraan Asia Tenggara (MASTERA), di Hotel Santika, Jakarta, 27-28 September 2010.

Yulistiyanti. 2013. “Etika Kerja sebagai Perwujudan Ideologi Kapitalisme dalam Novel Mercy Street” dalam Jurnal Dinamika dan Ilmu Budaya. Vol. No. 2, hlm. 45-57 (Juli 3013).

Zoest, van Aart. 1993. Semiotika: Tentang Tanda, Cara Kerjanya dan Apa yang Kita Lakukan Dengannya. Jakarta: Yayasan Sumber Agung.
Zakaria, Fath. 1998. Mozaik Budaya Orang Mataram. Mataram: Yayasan Sumurmas Al Hamidy.
           
Zuhdi, Muhammad Harfin. 2011. “Tradisi Merariq: Akulturasi Islam dan Budaya Lokal”, dalam Daud Gerung (Ed.). 2011. Lombok Mirah Sasak Adi. Jakarta: Imsak Press.

Daftar Wawancara (Informan)

Wawancara dengan Salman Al Farisi/ Pengarang (Mataram,  29 Januari 2014; 16.00 -17.30.00 Wita).

Wawancara dengan Dra. Fitriyah Hasy, M.Pd. Dosen Sastra STKIP Hamzanwadi  (Selong 24 Januari 2014; 17.00-18.20 wita).

Wawancara dengan Dr. Hirjan Nahdi, M. Hum. Pembantuk Ketua I STKIP Hamzanwadi Selong (Selong, 28 Januari 2014; 11.30 - 12.00 wita).

Wawancara dengan Eva Nourma (Dosen STKIP dan Penulis Novel Sri Rinjani & RDP (Selong, 30 Januari 2014; 12.00 - 12.50 wita).



www.ardytm.esot.com

kisah mahasiswa rantau




NAMA                       : MUHARDI
ALAMAT                  : LOMBOK TENGAH
TTL                           : ARJANGKA 25 APRIL 1995
FAKULTAS              : TEKNIK
PROGRAM STUDI : TEKNIK MESIN
CITA-CITA               :MECHANICAL ENGINEER
NO HP                        : 087864876023

Assalamualaikum w.w.........
Puji dan sukur bagi allah swt yang dengan ridho-nya saya dapat menyelesaikan  penulisan ini dengan baik dan lancar. Sholawat serta salam tetap kami haturkan kepada junjungan  kita nabi besar muhammad SAW dan untuk para keluarga, sahabat dan pengikut-pengikutnaya.

Ø  Latar Belakang Keluarga
Dalam mengenai latar belakang keluargga bisa dibilang bahwa keluagga saya berasal dari keluarga yang sederhana, pekerjaan kedua orang tua, buruh petani yang penghasilan perhari maupun perminggu tidak tentu. Saya 3 bersaudara dan saya adalah anak yang pertama, dan adik pertama perempuan yang bernama ”Pina Sus Joyanti”, dia baru lulus SD, dan sekarang adik saya itu tidak mau bersekolah lagi, mungkin karena kurang bimbingan dari kedua orang tua , karena adik saya tinggalnya di rumah nenek ,,sama kayak saya waktu saya masih SD tingalnya dirumah nenek, dan adik saya yang kedua yaitu laki-laki yang bernama “Deski Afrizal” sekarang baru kelas 3 SD.

Ø  Perjuangan dari SD sampai SMK
Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kisah perjalanan atau perjuangan saya dari saya SD sampai saya lulus SMK. Menurut saya hidup tanpa perjuangan akan terasa membosankan. Pada waktu saya SD saya tinggal bersama nenek, dan pada saat saya SD saya senang dengan usaha ,,,waktu itu saya usaha jualan ES, dan dengan berjualan ES saya bisa bantu meringankan beban nenek walaupun untungnya tidak seberapa, saya berjualan dari kelas 2 SD sampai kelas 6 SD. Dan setelah saya lulus dari SD, saya masuk SMPN 2 PRINGGARATA dan pada saat itu saya tinggal dirumah orang tua, dan pada saat saya kelas 2 SMP saya punya usaha jualan sebuah akuarium, layangan tergantung musim yang dimainkan oleh anank- anak kecil pada saat itu. Dan setelah saya lulus SMP waktu itu saya pernah putus sekolah gara-gara tidak ada biaya, dan pada saat itu saya sedikit putus asa dan sedikit kecewa, karena waktu itu saya berpikir, jika saya berhenti sekolah  maka tidak mungkin saya akan melanjutkan sekolah lagi, karena sudah banyak contoh dari keluarga saya yang berhenti lulus smp tidak melanjutkan lagi. keluarga saya baik dari keluarga yang perempuan maupun yang laki-laki tidak ada satupun yang sekolah sampai lulus SMK atau SMA , apalagi sampai perguruan tinggi, dan disitu saya juga berpikir , masak saya juga harus sekolah sampai SMP, dan pada saat itu juga saya sempat hilap, karna saya pengen banget bersekolah, jadi waktu itu telinga saya, saya bolongkan pake jarum, kemudian waktu itu, saya  hidup atau bergaul sama orang-orang yang tidak benar karena saya sangat kecewa tidak bisa melanjutkan sekolah, dan tidak lama saya berpikir dan melihat perjuangan saya dari saya SD yang berjualan ES dan segala macam disana saya berpikir   bahwa saya itu bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. Pada waktu itu saya mencari tempat bersekolah yang gratis dan alhamdulillah waktu itu saya bersekolah di YAYASAN SMK SAMSUL HUDA , saya mengambil jurusan pertanian, dan saya sekolah disana Cuma 2 smeter Cuma kelas 1 , kemudian saya pindah ke YAYASAN SMK BANGUN BANGSA dan disana saya mengambil jurusan TKJ (Teknik Komputer Dan Jaringan) disana saya sempat mau dikeluarkan dari sekolah oleh  kepala sekolah gara-gara telinga saya yang bolong, mungkin waktu itu ada teman saya yang iri sama saya karna disana saya juga gratis, pada saat itu juga saya menghadap langsung ke kepala sekolah, kemudian saya ceritakan yang sebenarnya tentang telinga saya yang bolong, bahwa telinga saya yang bolong tidak sekerdar dibolongkan, tapi ada kisah yang menyakitkan dan mengecewakan pada saat saya lulus SMP, dan ahirnya saya dikasih BSM (Bantuan Siswa Miskin) oleh kepala sekolah pada waktu itu setelah saya menceritakan yang sebernarnya. Dan ahirnya saya bisa lulus di SMK BANGUN BANGSA. Mungkin dengan saya bercerita ini, saya akan merasa lebih legah dengan teliga saya yang bolong ini pak, karena saya sering malu bertemu sama dosen, gara-gara tilinga saya yang bolong, saya Cuma takut akan terulang kejadian wakatu saya SMK gara-gara telinga yang bolong saya hampir mau dikeluarkan dari sekolah, karena saya dikira mau merusak sekolah, mungkin semua orang berpikir bahwa saya itu anak yang tidak bener, nakal dan sebagainya, karena melihat telinga saya yang bolong kayak preman jalanan. Jujur saja saya sangat menyesal melakukan hal yang bodoh seperti membolongkan telinga saya, dan gara-gara saya melakukan hal yang bodoh seperti ini, cita-cita saya ingin menjadi seorang polosi tidak bisa tercapai. Mugkin dengan saya bercerita ini saya akan merasa legah dan tidak malu lagi dilihat sama semua dosen yang ada di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa).


Ø  Informasi Mengenai Uts
Informasi mengenai UTS pada waktu itu saya rencananya mau ikut tes bidik misi di Universitas 45 Mataram, waktu itu saya mau mengajak teman saya yaitu “Sahmad” untuk ikut tes, kebetulan teman saya ini sering kita diskusi mengenai kuliah dimana kita mau kuliah yang gratis, dan kita juga pernah berencana mau kemalaisya jadi TKI Cuma untuk mencari uang buat biaya kuliah, setiap kali kita ketemu pasti kita bicarakan tentang kuliah, waktu itu pas saya mau ngajak teman saya untuk ikut tes di mataram karena saya disuruh kepala sekolah saya Cuma  6 orang yang bisa ikut, kemudian saya itu datang kerumah teman saya  “Sahmad” , sampai saya di sana, ternyata teman saya “sahmad” sudah di Sumbawa dan kuliah di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa). Setelah saya tanya-tanya ternyata dia dapat info dari situs PKS , kemudian waktu itu saya langsung mencarinya dan benar ada, dan kemudian teman saya kasih nomor, tapi saya tidak tahu kalau nomor yang dikasih ternyata itu no pak “doktor zul”, kemudian saya langsung sms ke nomor itu dan ternyata sms saya di respon dan saya sangat terkejut waktu itu , karena tiba-tiba waktu itu saya langsung disuruh datang kesumbawa untuk kuliah di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa) dan itu sangat mendadak sekali waktu itu, sore selasa saya sms dan besok paginya langsung berangkat ke Sumbawa. Setelah sampai di sumbawa saya langsung bisa masuk kuliah di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa).

Ø  Kesan Setelah Sampai Di Sumbawa
Kesan saya setelah sampai di sumbawa saya sangat senang sekali karna saya bisa berkuliah di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa), dan pertama saya melihat sumbawa saya merasa biasa saja, karena sumbawa tidak  jauh bedanya dari tempat saya tinggal yaitu di lombok tengah, sumbawa memang panas sama kayak dilombok juga panas, dan jika dilihat dari segi makanan sehari-hari juga biasa saja, karena dirumah saya juga sering ditinggal sama orang tua kerja di sawah orang jadi buruh tani, bahkan sampai ke lombok utara, jadi dirumah saya juga sering masak sendiri bahkan sering kepasar buat belanja kebutuhan makan, jadi sudah terbiasa, kemudian kalau dari segi tempat tinggal saya sangat senang dan betah, karena dirumah juga tidak sebagus kayak tempat tinggal saya yang sekarang  yaitu di masjid UTS (Universitas Teknologi Sumbawa). Dan saya sangat berterimakasih sekali kepada pak doktor zul yang telah membawa saya kesumbawa , sehingga saya bisa berkuliah di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa).

Ø  Tujuan Kuliah Di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa)
Tujuan saya berkulaih di UTS (Universitas Teknologi Sumbawa), pertama saya ingin membahagiakan orang tua saya, dan bukan hanya orang tua saya, tapi untuk semua orang. Dan saya mengambil jurusan teknik mesin karena cita-cita saya ingin menjadi seorang mechanical engineer , yang bisa menciptakan suatu alat yang baru atau memperbaharui, memodifikasi alat yang sudah ada menjadi alat yang lebih canggih, dan alat tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat indosesia, terutama di NTB. Kemudian jika saya sudah lulus dari UTS (Universitas Teknologi Sumbawa), rencananya saya ingin melanjutkan kuliah jika  ada biaya untuk kuliah, kalau tidak ada, saya akan bekerja untuk membahagiakan orang tua saya, dan kalau Allah SWT menghendaki saya untuk melanjutkan kuliah S2, maka saya ingin melanjutkan di JEPANG, karena saya sangat  ingin sekali bisa pergi ke luar negeri untuk melanjutkan kuliah S2, yaitu di JEPANG.








www.ardytm.blogspot.com